Infrastruktur

Terowongan Dewa Ruci-Bali Harus Selesai Mei 2013

Kompas.com - 28/11/2011, 12:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto menegaskan, terowongan Dewa Ruciyang mempertemukan arus lalu lintas Nusa Dua, Kuta, Sanur, dan Bandara Internasional Ngurah Rai, harus selesai dibangun pada bulan Mei 2013.

Terowongan itu dimaksudkan untuk memperlancar lalu lintas di Bali saat pertemuan APEC pada bulan September atau Oktober 2013.

"Waktu pelaksanaan proyek, sebenarnya terbilang mepet maka sejak hari pertama besok, proyek ini sudah harus dijalankan," kata Djoko, Senin (28/11/2011) di Kantor Kementerian PU, saat pemaparan soal Pembangunan Simpang Tak Sebidang atau underpass Dewa Ruci.

Menurut Djoko, tadinya di Simpang Dewa Ruci mau dibuatkan jembatan layang. Akan tetapi, akhirnya dinilai mengurangi nuansa Bali sehingga dibuatkanlah underpass . Terutama dari arah Bandara Ngurah Rai ke arah Sunset Road.

Data dari Bina Marga menyebutkan, terowongan itu sepanjang 450 meter, dengan lajur 2 arah x 2 lajur. Lebar underpass 2x8,65 meter. Perputaran arah ada pada sisi utara, timur, dan selatan dengan jarak satu kilometer dari Simpang tersebut.

Nilai kontrak dari proye k tersebut mencapai Rp 136,19 miliar, dengan sumber dana pekerjaan dari APBN 2011-2013. Pada tahun 2011 ini, dikucurkan dana Rp 40 miliar, lalu tahun 2012 sebesar Rp 90 miliar, dan tahun 2013 sebesar Rp 50 miliar.

Pemenang lelang adalah PT Adhi Karya (persero), Tbk, dengan waktu pelaksanaan proyek 540 hari kalender dari 28 November 2011 hingga 22 Mei 2013. Masa pemeliharaan ditetapkan selama 24 bulan atau 730 hari kalender.

Sementara itu, konsultan perencanaan adalah PT Anugerah Krisdapradana, dan konsultan pengawas adalah PT Wiraguna Tani dan PT Wiswakarma Consulindo, JO.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau